Praktek Perkembangan Motorik Dengan Melakukan Kegiatan Evaluasi Tingkat Perkembangan Motorik Pada Anak Prasekolah di TK Nurul Huda Kec. Indra Jaya dan TK Yayasan Tgk Chik Daud Beureueh Kec. Beureunuen
oleh Muhammad Saiful M.Pd, 28 Desember 2013

Pengasuh: Junaidi, SKM
Dosen FKIP Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas Jabal Ghafur
email: junaidi_ksm@yahoo.co.id


Setiap anak menggunakan seluruh waktunya untuk bergerak, berbagai aktifitas gerak (motorik) yang melibatkan tangan, kaki dan keseluruhan anggota badan yang dilakukan anakdapat digunakan sebagai instrumen dalam mengevaluasi tingkat perkembangan motoriknya.Pada awal perkembangan, gerakan tubuh manusia hanya terjadi gerak-gerak refleks namun semakin bertambahnya usia dari gerak refleks berkembang menjadi gerak kasar (motorik kasar) seperiberjalan, berlari, melompat, dan melempar. Seiring dengan optimalnya kemampuan gerak kasar, anak juga mempunyai potensi dalam perkembangan  gerak halus (motorik halus) dimana anak sudah mampu menggunakan otot-otot kecil seperti menggunakan alat tulis untuk menggambar, menulis, mengikat tali sepatu dll.  Hasil dari perkembangan  motorik yang baik memberikan kontribusi terhadap  sifat kemandirian, katalisis emosional, konsep diri dan sosial yang baik pada anak, namunanak yang mengalami gangguan motorik (clumsiness) dapat menimbulkan masalah dalam performa akademis, perilaku dan emosi. Data penelitian menyebutkan bahwa anak yang mengalami gangguan motorik mencapai 6% - 13% dari populasi.Orang tua atau guru harus mempunyai pengetahuan tentang tingkat perkembangan motorik anak sebagai usaha mencegah terjadainya ganguan motorik yang permanen pada anak. Karena menurut junaidi dosen fisiologi dan perkembangan motorik FKIP Pendidikan Jasmani Kesehatan dan rekreasiUniversitas Jabal Ghafur; anak dengan ganguan motorik (clumsiness) terlihat sehat-sehat saja dan tidak ditemukan cacat fisik misalnya cerbral palsy, hemiplegia atau distrofi muskular  namun dalam perkembangan motorik terutama koordinasi motorik anak akan terlihat berbeda kemampuannya dengan anak seusianya. Perbedaan ini dapat dievaluasi dengan berbagai uji atau tes yang dilakukan pada anak tersebut.

Sesuai dengan salah satu materi perkuliahanperkembangan motorik FKIP prodi Penjaskesrek Universitas Jabal Ghafur di bawah bimbingan dosen pengasuh mahasiswa melakukan praktikum Penilaian Perkembangan Motorik (PPM) yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung dalam menilai tingkat perkembangan motorik anak. Dalam praktikum ini di harapkan mahasiswa mampu mengevaluasi kemampuan motorik anak, data evaluasi tersebut di buat dalam sebuah laporan praktikum dan dipersentasikan di kelas.

Motorik

Mahasiswa FKIP Pendidikan Jasmani Kesehatan dan rekreasi Universitas Jabal Ghafur sedang melakukan uji koordinasi motorik anak dengan melakukan tes berjalan diatas papan titian pada anak TK Nurul Huda dan TK Yayasan Tgk Syik Daud beureueh

Bagi anda yang mempunyai tulisan, artikel bisa dikirim ke email okifirdaus@unigha.ac.id tulisan anda akan kami seleksi terlebih dahulu sebelum di publikasikan di web ini

Share this :